Peran Albumin Dalam Tumbuh Kembang Anak

Albumin merupakan plasma protein tubuh yang jumlahnya separuh dari total protein tubuh. Oleh karena itu peranan albumin sangat vital mulai dari pembentukan jaringan sel baru, penyusun struktur sel, antibodi, enzim, hingga hormon. 

Tanpa albumin; sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi, sehingga cepat mati dan tidak berkembang. Selain itu menyebabkan tekanan osmotik darah turun sehingga pengangkutan asam lemak, obat, hormon, dan enzim terganggu.

Albumin ini disintesis oleh sel hati dan dikeluarkan langsung ke pembuluh darah tanpa disimpan.

Albumin memiliki peranan penting dalam proses tumbuh kembang anak. apabila kadar albumin rendah, protein yang dikonsumsi anak akan pecah. Sehingga Protein yang seharusnya dikirim untuk pertumbuhan sel menjadi tidak maksimal. 

manfaat albumin untuk anak

Pada anak yang kekurangan albumin, seperti penderita tuberkulosis (TBC atau TB), daya kerja obat yang diminum menjadi kurang maksimal. Sedangkan pada anak yang berada pada fase periode emas pertumbuhan (golden age), yaitu usia 1-5 tahun, kekurangan albumin akan sangat mengganggu pertumbuhan. 

Karena semakin sedikit albumin, pertumbuhan sel ditubuh dan otak akan semakin lambat. Pertumbuhan sel yang lambat inilah yang menyebabkan anak lambat perkembangan tubuhnya serta menjadi kurang cerdas.

Dengan melakukan tes darah sederhana kita dapat melihat tingkat albumin yang terdapat dalam tubuh. Saat albumin berada dalam kisaran normal, itu menandakan hati berfungsi dengan sangat baik.

Terdapat Beberapa Tingkatan Kadar Albumin dalam Tubuh Manusia.

Saat kadar albumin dikatakan normal Jika hasil tes laboratorium menunjukkan pembacaan lebih dari 4,0 g/ dl. Kadar albumin normal memiliki variasi antara 4,0 hingga 5,4 g/dl. Atau dapat disebutkan dalam  sampel darah menunjukkan bahwa dalam 1 liter darah terdapat 40 gram albumin.

Mengetahui tingkat albumin juga dapat dilihat pada hasil test urin.  Pada dasarnya urin tidak boleh mengandung albumi karena Albumin memiliki molekul yang berukuran besar sehingga seharusnya tidak akan bisa melewati filter ginjal dan akan kembali lagi dalam aliran darah. Namun terkadang ditemukan dalam urin sejumlah kecil albumin, umumnya kadar normal albumin urin ialah 0-8 mg/dl.

Apabila hasil test darah menunjukkan adanya tingkat albumin tinggi itu merupakan tanda awal adanya masalah kesehatan. Contohnya pasien penderita TBC akan memiliki tingkat albumin yang tinggi.

Mengkonsumsi alkohol dan dehidrasi yang berlebihan juga dapat menjadi faktor yang menyebabkan kadar albumin tinggi. Yang perlu diwaspadai juga ketika tingkat albuminnya tinggi adalah tanda-tanda penyakit leukimia.

Kadar albumin yang berada dibawah normal menjadi indikasi terjadi permasalahan pada organ hati. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan penurunan pada kadar albumin ialah gizi buruk dan malabsorpsi. Selain itu Infeksi kandung kemih, gigi busuk, dan arthritis juga menyebabkan turunnya kadar albumin.

Untuk mendapatkan konsumsi albumin sekarang cukup mudah, tersedia suplemen ikan gabus yang mengandung albumin tinggi. Sehingga anda juga lebih mudah mengkonsumsinya, atau untuk dikonsumsi anak-anak dapat menggunakan suplemen albumin plus madu, sehingga akan cukup mudah memberikannya karena rasanya yang manis. 

Dan anda juga akan mendapatkan manfaat khasiat dari madu sekaligus. Suplemen albumin ikan gabus, maupun albumin madu dapat dibeli di toko herbal yang terpercaya. Pastikan suplemen yang anda beli telah mendapat BPOM dan tidak melewati expired date nya.