Kenali Jenis-Jenis Traffic Website dan Bagaimana Cara Kerjanya

Saat ini pemasaran digital sudah bukan hal asing bahkan jika masih ada bisnis yang belum menggunakan media digital sebagai media pemasaran maka bisa dipastikan cepat atau lambat pasar bisnis itu akan mulai tergerus, dan bukan tidak mungkin akan kehabisan pasar karena pola belanja masyarakat yang mulai bergeser ke online.

Untuk itu sebagai langkah awal untuk mulai melakukan pemasaran digital tentunya sebuah usaha / bisnis harus memiliki website, karean website ini akan menjadi representatif dari usaha tersebut di dunia maya, selain itu untuk strategi pemasaran yang lebih dalam lagi website dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari para pelanggan kita yang nantinya dapat di olah sedemikian rupa sehingga kita memiliki data yang akurat untuk menentukan siapa saja calon pelanggan potensial kita.

Namun sebelum kita dapat mengumpulkan data-data penting tersebut, kita harus mampu mendatangkan traffic atau pengunjung ke website kita. Untuk mendatangkan traffic ini bisa dari mana-mana, mulai dari beriklan, dari social media seperti facebook, instagram, twitter, kemudia bisa juga mendatangkan traffic dari mesin pencari secara organik.

Apa perbedaan dari Ketiga Jenis Traffic Tersebut.

Setiap sumber traffic atau istilahnya adalah traffic source memiliki karakteristik sendiri-sendiri dan kita dituntut untuk dapat memahami karakteristik dari traffic tersebut dan melakukan optimasi dari setiap kampanye / promosi kita.

1. Beriklan atau Traffic Berbayar

Jenis traffic ini adalah jenis traffic yang bisa dibilang instan, anda tinggal siapkan budget iklan harian kemudian setup iklan dan begitu iklan berjalan maka traffic akan mulai berdatangan menuju situs anda.

Namun sejatinya dalam beriklan tidaklah sesimpel itu, banyak parameter yang harus anda pahami sehingga anda dapat melakukan optimasi dan hasil akhirnya tentu saja anda akan mendapatkan traffic yang sangat tertargat untuk produk dan jasa anda.

Saat ini perusahaan periklanan digital yang memiliki traffic berkualitas adalah Google ads dan Facebook ads. Namun perlu dicatat bahwa anda harus mempelajari betul bagaimana cara beriklan yang dapat menghasilkan hasil yang efektif karena kedua platform tersebut memiliki cara dan karakteristik yang berbeda dalam mendatangkan traffic yang benar-benar tertarget.

Namun dalam perhitungan biaya iklan kedua platform tersebut menerapkan sistem yang sama yaitu PPC (Pay Per Click) dimana anda akan membayar sejumlah uang setiap iklan anda di klik orang. Model yang kedua adalah CPM (Cost per Mile) artinya anda membayar sejumlah uang setiap iklan anda tayang per 1000 kali.

Tanpa mempeajari betul teknik beriklan yang benar maka anda bisa dibilang hanya akan buang-buang uang tanpa mendapatkan hasil yang lebih besar dari biaya iklan anda. Namun jika anda memahami cara beriklan yang benar maka diawal beriklan hingga 7 hari akan terkesan buang-buang uang namun sesungguhnya anda mendapatkan data yang berharga yang bisa anda gunakan untuk melakukan optimasi sehingga efektifitas iklan anda akan meningkat hingga ratusan bahkan ribuan kali lipat.

2. Promosi Menggunakan Social Media

Untuk melakukan promosi yang efektif di Social Media kuncinya adalah branding, anda harus membangun brand anda baik itu secara personal maupun brand usaha anda. Karena prinsipnya di Social media adalah mereka lebih percaya jika yang merekomendasikan suatu produk atau jasa adalah orang yang memiliki integritas.

Oiya dari penglaman memang yang paling efektif untuk melakukan pemasaran adalah jika memanfaatkan ketenaran seseorang, sedangkan brand usaha hanyalah sebatas awearnes. Itulah kenapa penting sekali bagi pemilik usaha untuk melakukan personal branding sehingga pengaruhnya semakin meningkat dan banyak dipercaya orang.

Untuk promosi di Media Sosial sendiri bisa menggabungkan dengan promosi berbayar, karena seperti kita tau bahwa dengan facebook ads, iklan kita bisa tampil dai Facebook dan Instagram. Yang perlu di ingat adalah konten karena ketika konten – konten yang anda bagikan dianggap menarik / bermanfaat maka lambat laun integritas anda akan terbangun.

3. Search Engine (Organic Traffic)

Seperti juga pada social media pengunjung dari mesin pencari ini bisa juga didatangkan menggunakan iklan berbayar. Namun yang dimaksud disini adalah traffic organik dimana kita melakukan optimasi pada situs kita sehingga Google akan memberikan ranking di halaman pertama untuk halaman situs kita, tentunya dengan kata kunci yang sesuai dengan produk dan jasa kita.

Untuk dapat menempati halaman pertama hasil pencarian Google kita perlu menerapkan metode SEO (search engine optimization). Dalam melakukan optimasi SEO sendiri ada 2 aspek besar yang harus di optimasi yaitu dari segi situs itu sendiri atau istilahnya on page dan dari sisi eksternal situs atau disebut juga off page.

Dari segi situs kita harus memikirkan situs yang benar-benar user friendly dan memiliki desain tampilan yang profesional karena  saat ini Google sangat mementingkan user experience dalam salah satu penilaian untuk memeringkat halaman situs. Namun juga tidak mengesampingkan kecepatan situs loading jadi kedual hal ini harus dapat dicapai.

Kemudian dari sisi konten, buatlah konten – konten yang bagus sehingga pengunjung anda merasa betah berada di situs anda dan atau merasa terbantu dengan informasi-informasi yang anda sajikan. Kemudian saat membuat konten pastikan meta tag anda benar-benar mencakup kata kunci yang anda target.

Yang tidak kalah penting adalah update situs anda secara reguler karena semakin banyak konten yang ada dalam situs anda maka akan semakin baik dimata Google, istilahnya Google lebih senang dengan situs-situs yang “Gemuk” (Banyak kontennya) dibanding dengan situs yang “Kurus” (hanya terdiri 5 – 10 halaman saja).

Tugas selanjutnya adalah optimasi Off Page, optmiasi off page ini lebih kepada aktifitas membangun backlink, backlink ini sendiri adalah link yang diberikan oleh situs lain menuju situs kita dan robot Google ini melihatnya sebagai vote semakin bagus kualitas situs yang memberika link maka akan semakin bagus pula reputasi situs kita di mata Google.

Selain Social media juga mempunyai andil dalam meningkatkan ranking halaman situs kita, karena logikanya begini kira-kira semakin banyak yang membagikan halaman situs kita di social media maka Google akan menganggap halaman tersebut termasuk halaman yang banyak dibutuhkan oleh orang sehingga Google akan memberikan peringkat yang tinggi agar mudah ditemukan di mesin pencari mereka.

Apakah perlu menggunakan Jasa SEO?

Pertanyaan ini sering sekali muncul, dan jawabannya adalah tergantung kondisi anda. Maksudnya gimana? SEO sendiri saat ini juga tidak bisa dibilang sebagai metode mendatangkan traffic yang murah dan cepat, namun jika sudah berhasil efek yang dihasilkan sifatnya akan jangka panjang.

Artinya apa? jika anda mengerjakan sendiri untuk optimasi SEO ini anda akan membutuhkan tenaga dan waktu yang cukup menyita, selain itu dalam prosesnya anda juga akan tetap mengeluarkan uang untuk membiaya beberapa proses optimasi ini.

Kabar buruknya SEO ini butuh usaha, uang, ketekunan, kesabaran, dan doa. Jika ditengah jalan anda berhenti maka sia-sia usaha anda di awal. sementara jika anda menggunakan Jasa SEO maka sebagian besar pekerjaan SEO akan di handle oleh perusahaan jasa seo tersebut.

Tugas anda tinggal terus melakukan update konten pada situs anda dan perbaikan-perbaikan yang disarankan oleh perusahaan jasa seo tersebut pada situs anda. Selebihnya anda tinggal menerima laporan perkembangan setiap bulannya.