Review Film Alita : Battle Angel (2019)

Film Alita: Battle Angel cocok bagi kalian yang mengagumi cerita distopia atau post-apocalypse. Memberikan narasi tentang kehidupan cyberpunk penuh cyborg, bounty hunter, serta kelas sosial, Diambil dari manga berjudul Battle Angel Alita karya Yukito Kishiro yang diterbitkan dari 1990-1995, semuanya dimulai dari cybersurgeon (ahli bedah cyborg) Dr. Dyson Ido yang menemukan cyborg dengan otak yang masih hidup. Setelah memberikan tubuh baru, Dr. Ido memberikan nama Alita kepada cyborg yang mengalami amnesia tersebut.

Didukung teknologi CGI mumpuni dari tim WETA Digital serta sederet pemain peraih Oscar (Christoph Waltz, Jennifer Connelly, dan Mahershala Ali), film kolaborasi sutradara Robert Rodriguez (Sin City) serta produser James Cameron dan Jon Landau (Avatar, Titanic) ini diharapkan bisa mengalahkan ‘kutukan’ film adaptasi manga yang kerap mengalami kegagalan saat diangkat ke layar lebar oleh Hollywood.

Awalnya banyak orang agak pesimis tentang film ini. Apalagi, produksi yang diperpanjang dan tanggal rilis yang diundur beberapa kali, memberikan kesan bahwa Fox belum yakin dengan film Alita: Battle Angel. Namun secara keseluruhan, urutan aksi yang dipamerkan film Alita: Battle Angel sangat mendebarkan. 

Memadukan efek praktis dan digital untuk menciptakan aksi dari Rodriguez selama bertahun-tahun. Apalagi, gaya bertarung Panzer Kunst, IP dari manganya menjadi hidup dengan cara yang mendebarkan dan mengikat. 

Proyek Alita: Battle sudah direncanakan oleh James Cameron sejak tahun 2000an. Namun karena kesibukan menggarap sekuel Avatar, James menunjuk Robert Rodriguez menjadi sutradara. Cerita yang disajikan pun berhasil membuat kita duduk manis. Setiap adegan Alita berhasil membuat kagum dan tertawa. 

Mulai dari Alita pertama kali mencoba permainan Motorball, Alita pertama kali beraksi dengan cyborg, kemudian saat dirinya masuk ke bar berisi para “hunter-warrior” hingga aksinya melawan Gewiskha, cyborg raksasa yang diperankan oleh Jackie Earle Haley.Dan adegan yang paling membuat penonton bersorak-sorak saat Alita diburu habis-habisan di arena Motorball. 

Di sana ia tampil bad-ass, wajah bagai malaikat namun bertarung bengis tanpa ampun.Penampilan Rosa Salazar memang harus diacungi Jempol, dirinya berhasil memerankan manisnya anak remaja yang polos, penuh rasa penasaran dan juga tangguh. Didukung juga oleh penampilan Christoph Waltz yang tenang sebagai Dr. Ido. 

Hubungan ayah-anak sukses disajikan mereka. Memiliki kehidupan baru di Iron City, Alita berkenalan dengan Hugo (Keean Johnson), yang kemudian membantu Alita untuk menemukan kehidupan masa lalunya. Selama proses menemukan siapa dirinya, Alita akhirnya mengetahui jika ia bukan remaja biasa, melainkan seorang prajurit yang tersisa dari tragedi “The Fall” beberapa abad lalu.

Mengetahui tubuh Alita menyimpan teknologi dan kemampuan bela diri luar biasa, Vector (Mahershala Ali) sosok yang bertanggungjawab pada penjualan organ tubuh cyborg sekaligus bertugas menjaga kerahasiaan kota Zalem, memberi perintah untuk memburu sekaligus menghabisi Alita. Mampukah Alita melawan para penguasa Iron City? Anda perlu menyaksikan film ini untuk mengetahui jawabannya! Untuk kamu yang ketinggalan nonton versi bioskopnya, langsung aja cek ke indoxxi, dan kamu bisa nonton puas versi HD