pemecah ombak

Beton Tetrapod Untuk Konstruksi Pemecah Ombak

Terjadi abrasi pantai disebabkan oleh hantaman ombak yang cukup besar dan terjadi terus berulang-ulang jika dibiarkan akan mengakibatkan rusaknya struktur pantai dan berkurangnya luas daratan, untuk itu perlu dilakukan tidakan pencegahan.

Salah satu caranya adalah dengan memasang konstruksi pemecah ombak, Hal ini telah teruji dapat mengantisipasi terjadinya abrasi. Pembangaunan struktur pemecah ombak sendiri menggunakan beton yang berbentuk seperti bintang istilahnya adalah tetrapod.

Beton tetrapod ini terdiri dari semen, pasir, air, dan bahan kimia yang di cor pada cetakan baja. Untuk formulanya sendiri telah melalui serangkaian uji test terhadap terpaan air laut.

Jika anda sering mendengar istilah seawall maka tetrapod inilah salah satu element dalam konstruksi seawall selain itu digunakan juga geosintetik jenis geotextile sebagai matras yang menjadi landasan pondasi batu isi pemecah gelombang.

Tetrapod sendiri digunakan sebagai lapisan pelindung paling luar yang menerima langsung hantaman ombak, sebelum pemasangan tetrapod perlu dibangun konstruksi dari batu isi yang ditaruh diatas matras geotextile.

Geotextile ini sendiri digunakan 2 lapis dimana lapis pertama adalah sebagai matras dan lapis kedua adalah sebagai penutup pondasi batu isi yang juga sekaligus berfungsi sebagai filter. Setelah itu baru dilakukan peletakan batu tetrapod.

Sumber : Twitter @portcoast

Indonesia sendiri salah satu yang sudah menerapkan struktur pemecah ombak ini adalah Kabupaten kepulauan talaud dimana Sentra Kelautan dan Perikanan (SKPT) telah membangun infratruktur pemecah gelomng ombak menggunakan batu tetrapod dengan menggunakan biaya APBN tahun anggaran 2018.

Desain pelindung pantai di SKPT Talaud yang digunakan adalah revetment atau seawalls dengan panjang 264 meter. Struktur pelindung pantai ini menempel daratan sehingga sisi miring tumpukan batu dan tetrapod pada sisi menghadap ke arah laut. Desainnya dibuat dalam beberapa lapis dengan pemecah gelombang terbuka ke arah laut pada satu sisi. Sisi yang menghadap laut dan menerima serangan gelombang dibuat dengan kemiringan landai untuk mendapatkan stabilitas unit lapis lindung yang lebih besar.

sumber : kkp.go.id
sumber : kkp.go.id